5 Manfaat Lada atau Merica Luar Biasa untuk Kesehatan Otak

5 Manfaat Lada atau Merica Luar Biasa untuk Kesehatan Otak

Lada atau merica memang salah satu bumbu yang paling banyak digunakan dalam masakan Indonesia. Biasanya, lada digunakan sebagai penyedap atau pengganti pedas untuk cabai.

Bumbu dapur ini juga dikenal sebagai The King of Spice karena sering ditambahkan sebagai penambah rasa di berbagai hidangan. Tanaman lada adalah salah satu komoditas perdagangan dunia. Bahkan lebih dari 80% produk lada Indonesia diekspor ke luar negeri.

Selain predikatnya, lada juga kaya akan bahan kimia alami seperti minyak lada, minyak lemak, dan pati. Tidak sampai pada titik itu, menurut beberapa penelitian terhadap si kecil pedas ini, ternyata itu dapat mendukung kesehatan otak Anda.

5 Manfaat Lada atau Merica Luar Biasa untuk Kesehatan Otak
5 Manfaat Lada atau Merica Luar Biasa untuk Kesehatan Otak

1. Cegah penyakit Parkinson

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan pada Desember 2012, bahan aktif dalam lada, piperine, dapat membantu menghentikan enzim yang menghancurkan dopamin. Pada pasien Parkinson, dopamin yang merupakan jenis neurotransmitter memiliki jumlah yang kecil.

2. Mengurangi risiko Alzheimer

Masih dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2012, Journal of Alzheimer’s Disease menemukan bahwa kebiasaan menggunakan lada, terutama lada hitam dalam masakan dapat membantu mengurangi risiko penyakit Alzheimer.

3. Melawan depresi

Ketika Anda merasa sedih, pada saat itu otak Anda mungkin berada di tengah kekurangan serotonin. Diketahui, piperine, bahan aktif yang terkandung dalam lada akan membantu otak memproduksi hormon serotonin.

4. Mengurangi risiko kejang

Penelitian yang dipublikasikan dalam Biological and Pharmaceutical Bulletin pada tahun 2010 menunjukkan bahwa kandungan piperin dalam lada dapat mengontrol aliran kalsium yang menyebabkan sel-sel saraf melepaskan neurotransmiter. Sehingga bisa mengurangi risiko kejang dalam tubuh.

5. Memulihkan stroke

Sebuah studi yang dilakukan oleh Journal of American Geriatric Society mengungkapkan bahwa menghirup aroma lada dapat mengaktifkan bagian otak manusia yang berfungsi menelan. Dalam penelitian tersebut, partisipan yang digunakan adalah orang-orang yang mengalami stroke dengan masalah dengan kesulitan menelan.

Leave a Reply