5 Manfaat Konsumsi Terong Untuk Kesehatan

5 Manfaat Konsumsi Terong Untuk Kesehatan

Terong adalah salah satu jenis sayuran yang sering diolah menjadi berbagai macam masakan Indonesia. Sebut saja terong balado, bumbu kecap, dan saus terong yang rasanya pedas untuk digigit.

Teksturnya yang lembut dengan sensasi sedikit renyah saat menyantapnya adalah salah satu daya tarik sayuran berwarna ungu dan hijau ini. Tidak hanya itu, dalam terong ada juga beberapa nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan.

Terong mengandung mineral seperti mangan, kalium, dan folat yang sangat baik untuk kesehatan janin. Selain itu, kandungan antioksidan juga dapat membentengi tubuh dari serangan racun jahat akibat polusi udara.

5 Manfaat Konsumsi Terong Untuk Kesehatan
5 Manfaat Konsumsi Terong Untuk Kesehatan

Ingin tahu lebih banyak tentang manfaat di balik terong yang lezat? Dilaporkan oleh Healthline, berikut ini lima di antaranya:

1. Mengurangi risiko masalah jantung

Dalam sebuah penelitian, konsumsi jus terong secara teratur selama dua minggu berturut-turut secara efektif menurunkan kadar Low Desity Lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat dalam tubuh. Tidak hanya itu, kandungan terong akan mengendalikan trigliserida sehingga mereka tetap stabil. Kadar trigliserida yang terlalu tinggi akan mempengaruhi pengerasan atau penebalan dinding arteri yang dapat menyebabkan stroke pada serangan jantung.

2. Kontrol gula darah

Selain kaya akan mineral, terong juga mengandung serat makanan tinggi yang bisa mengendalikan gula darah dalam tubuh. Serat akan mengurangi kadar gula darah dengan memperlambat penyerapan glukosa di saluran pencernaan sehingga tetap stabil.

Healthline juga mengatakan, kandungan antioksidan polifenol dalam terong juga dapat mengurangi penyerapan glukosa dan meningkatkan sekresi insulin. Dengan begitu, gula darah bisa lebih terkontrol dan tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

3. Menurunkan berat badan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, terong kaya akan kandungan serat makanan yang akan membuat kenyang lebih lama. Selain itu, terong juga rendah kalori, yaitu hanya 20 kalori per cangkir, sehingga tidak akan mempengaruhi berat badan secara signifikan walaupun dikonsumsi dalam jumlah banyak.

4. Mengurangi risiko kanker

Terong mengandung beberapa zat yang dapat melawan sel kanker, salah satunya adalah Solasodine Rhamnosyl Glycosides (SRGs). SRG akan membunuh sel kanker, terutama sel kanker di kulit, sehingga risiko kanker ganas dapat diminimalisir.

Tidak hanya itu, kandungan antioksidan dalam terong diyakini mampu melawan racun dan sel jahat yang menyerang pankreas, lambung, usus, dan payudara.

5. Meningkatkan kesehatan tulang

Terong mengandung beberapa jenis mineral seperti zat besi dan kalsium yang akan meningkatkan kepadatan tulang sehingga risiko osteoporosis dapat dihindari. Selain itu, kandungan kalium dalam terong akan membantu meningkatkan penyerapan kalsium yang didapat dari makanan lain.

Leave a Reply