5 Makanan Yang Harus Dihindari Saat Memasuki Usia 40-an

5 Makanan Yang Harus Dihindari Saat Memasuki Usia 40-an

Seiring bertambahnya usia, risiko terkena berbagai penyakit terus meningkat. Selain melemahnya daya tahan tubuh, beberapa faktor juga membuat tubuh lebih rentan terhadap berbagai penyakit berbahaya.

Kurang olahraga, pola makan yang tidak teratur, dan kurangnya gerak tubuh dapat menjadi pemicu meningkatnya ancaman berbagai penyakit. Selain itu, memilih makanan yang salah juga dapat meningkatkan risiko mengembangkan penyakit kronis di usia tua.

Karena alasan ini, ketika Anda mulai berusia 40 tahun, ada baiknya untuk mulai menghindari beberapa jenis makanan sehingga tubuh Anda tetap bugar walaupun usia Anda bertambah. Berikut ringkasan lima makanan yang harus dihindari ketika memasuki usia 40:

5 Makanan Yang Harus Dihindari Saat Memasuki Usia 40-an
5 Makanan Yang Harus Dihindari Saat Memasuki Usia 40-an

1. Produk daging kemasan

Produk daging olahan seperti sosis, daging kornet, atau nugget yang mengandung natrium, lemak jenuh, dan nitrat dalam kadar tinggi tidak baik untuk kesehatan. Asupan produk daging siap makan dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung, diabetes, dan kanker lambung. Selain itu, beberapa produk daging kemasan juga mengandung bahan pengawet yang dapat meningkatkan risiko alergi, iritasi, dan gangguan pencernaan.

2. Ayam goreng tepung

Meski rasa gurihnya bisa membuat siapa pun ketagihan, tetapi saat memasuki usia 40, Anda harus mulai membatasi konsumsi ayam goreng tepung karena dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kronis. Ketika dipanaskan dalam suhu tinggi, protein dalam daging ayam akan berubah menjadi HCA (Heterocyclic Amines) yang bersifat karsinogenik. Asupan HCA yang terlalu tinggi akan meningkatkan risiko gangguan pankreas terhadap kanker prostat pada pria.

3. Kue

Kue manis seperti kue, kue, dan brownies memiliki kandungan gula tinggi yang akan memiliki efek buruk jika dikonsumsi berlebihan. Dilansir oleh Reader’s Digest, asupan glukosa yang berlebihan, terutama pada lansia akan berdampak buruk pada sel-sel tubuh, sistem kekebalan tubuh, saluran pencernaan, dan bahkan mengurangi pertumbuhan mikrobioma atau bakteri baik dalam tubuh. Selain itu, gula akan memicu peradangan pada tubuh dan mempercepat kerutan pada kulit wajah.

4. Minuman berenergi

Sama seperti kue, minuman berenergi mengandung banyak gula yang dapat menambah berat badan dengan cepat jika dikonsumsi berlebihan. Tidak hanya itu, kandungan gula dalam minuman penambah energi akan meningkatkan risiko peradangan dan mengurangi ketajaman ingatan. Ini tentu akan berdampak pada peningkatan risiko demensia atau kepikunan di usia tua.

5. Makanan ringan rendah gula

Meskipun terlihat lebih sehat, Anda harus memperhatikan dengan cermat bahan-bahan dalam produk makanan yang menyertakan logo rendah gula atau bebas gula. Produk makanan rendah gula sering menambahkan bahan tambahan seperti pemanis sintetis tingkat tinggi dan natrium yang akan berdampak buruk bagi kesehatan. Selain meningkatkan berat badan yang akan menyebabkan obesitas, natrium akan meningkatkan tekanan darah dan risiko osteoporosis karena penyerapan vitamin D terhambat.

Leave a Reply